Kurangi Biaya Tanam Cabai dengan Metode Perpanjangan Umur, Mau Tau!

Budidaya Tanaman Cabai

Memperpanjang umur tanaman cabai bisa mendatangkan keuntungan yang berlipat ganda bagi para petani. Petani tak perlu melaksanakan penanaman bibit yang kedua ataupun ketiga. Dengan begitu, petani bisa menghemat biaya penanaman. Yang artinya, petani bisa memperoleh keuntungan tiga kali panen dengan hanya sekali tanam.

Apabila petani melaksanakan perpanjangan umur tanaman cabai, pada masa panen kedua petani tak perlu mengeluarkan biaya tanam namun hanya biaya perawatan seperti pemupukan, pengobatan, serta tenaga kerja dan biaya pemeliharaan lainnya. Apabila ditotal, biaya yang dikeluarkan hanya 25% dari biaya penanaman.

Penyusutan produksi pada tanaman cabai yang dipanjangkan umurnya hanya berlangsung sekitar 15% dari total produksi pada periode pertama. Bila dilaksanakan dengan benar, penyusutan tak akan menjadi masalah. Hasil yang diperoleh masih akan tetap besar.

Pada periode panen ketiga, petani juga hanya akan mengeluarkan biaya perawatan tanaman cabai yang hanya 25% dari modal awal. Penyusutan produksi di panen ketiga ini terjadi sekitar 30%. Pada periode panen ini petani masih akan tetap memperoleh keuntungan yang besar.

Baca Juga:
6 Jenis Sayuran Unik di Dunia, Ternyata Kaya Akan Kandungan Zat Gizi Loh!
Mengenal 4 Jenis Rumput Berkualitas Untuk Pakan Ternak
Jangan Diabaikan, Ini Fase-fase Pemupukan Stroberi yang Harus Dipenuhi

Perpanjangan umur produktif tanaman cabai hanya efektif sampai periode panen ketiga. Apabila lebih dari itu, tanaman sudah tak akan produktif dan tak menguntungkan bagi petani. Mau tau bagaimana caranya silakan klik DISINI

Sesudah periode panen ketiga, tanaman akan terus berkembang dan mulai tak mampu tegak berdiri jadi membantukan tiang penyangga. Pada masa ini cabang pohon akan semakin meninggi dan merambat jadi menyatu dengan pohon yang berada di sebelahnya. Kondisi tanaman yang semakin rapat akan mengakibatkan tingkat kelembapan tinggi dan berujung dengan serangan hama karena tingkat kelembapan yang rendah.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Ketika kondisi tanaman sudah mulai terserang hama, petani juga harus mengeluarkan biaya pengobatan yang cukup besar. Ini karena hama gampang menyebar antara pohon satu dan yang lainnya. Oleh karena itu, pohon cabai hanya efektif dilaksanakan perpanjangan umur selama tiga kali periode panen saja.

Umur cabai setiap satu musim yaitu enam bulan. Dengan begitu, bila dilaksanakan perpanjangan, umur tanaman akan menjadi delapan belas sampai dua puluh bulan. Satu musim cabai bisa dipetik sebanyak enam belas sampai dua puluh petikan. Apabila umur cabai mencapai tiga musim, jumlah petikan yang dapat dilaksanakan oleh petani adalah enam puluh kali petikan.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “Kurangi Biaya Tanam Cabai dengan Metode Perpanjangan Umur, Mau Tau!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

6 Jenis Sayuran Unik di Dunia, Ternyata Kaya Akan Kandungan Zat Gizi Loh!

Sayuran Unik

Tak banyak orang tahu, ada beberapa jenis sayuran unik di dunia ini. Keberadaan sayuran unik ini tak banyak dikulik sebab bentuknya yang masih belum bisa diterima oleh umum. Alasan ynag lainnya juga karena budidaya sayuran ini belum begitu luas dan dibudidayakan dalam jumlah banyak. Akan tetapi, bagi masyarakat lokal setempat, sayuran ini bisa diolah menjadi hidangan lezat yang kaya akan kandungan zat gizi.

Romanesco

Romanesco

Hampir mirip seperti bunga kol, sayuran ini mempunyai warna hijau cerah yang mencolok. Bisa dibilang romanesco masih berkerabat dengan bunga kol itu sendiri. Meskipun tak populer, sayuran ini kaya akan berbagai kandungan yang baik bagi tubuh. Mulai dari vitamin C, vitamin K, serta kandungan yang lainnya.

Daikon

Daikon

Sepintas, penampilan daikon hampir mirip dengan wortel. Hanya saja, rasanya lebih pedas dan dipakai pada beberapa jenis masakan Asia. Sayuran ini mengandung vitamin C, kalium, tembaga, dan asam folat yang baik bagi perkembangan manusia.

Dulse

Dulse

Dulse merupakan salah satu jenis rumput laut yang ada di wilayah Atlantik Utara. Oleh masyarakat setempat, tumbuhan ini dipakai sebagai bahan baku masakan. Salah satu olahan dulse yang paling diminati yaitu sup casserole. Kandungan vitamin B pada rumput laut ini cukup tinggi. Bukan hanya itu, dulse juga mengandung serat dan merupakan sumber protein.

Baca Juga:
Mengenal 4 Jenis Rumput Berkualitas Untuk Pakan Ternak
Jangan Diabaikan, Ini Fase-fase Pemupukan Stroberi yang Harus Dipenuhi
Ternyata Ini Alasan Udang Vaname Banyak Dibudidayakan!

Mashua

Mashua

Di daerah Amerika Selatan kaya akan tanaman ini. Mashua merupakan umbi berwarna kuning, merah, dan ungu yang dipakai sebagai lalapan alias dimakan mentah-mentah oleh penduduk lokal setempat. Rasanya sedikit pedas menjadikan umbi ini banyak diminati.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Yardlong

Yardlong

Salah satu diantara varian kacang polong hijau ini adalah tanaman yang tumbuh subur di daratan Cina. Tak heran jika nama lain bagi yardlong merupakan kacang panjang Cina. Umumnya, sayuran ini diolah dengan cara dicampur dalam masakan tumisan khas Tiongkok.

Shampire

Shampire

Bentuk dari shampire ini hampir mirip dengan asparagus. Sebutan bagi sayuran ini merupakan asparagus laut. Shampire sering dipakai sebagai sayuran pelengkap pada berbagai hidangan olahan ikan. Di Ingris, acar shampire dipakai sebagai tambahan menu salad.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai “6 Jenis Sayuran Unik di Dunia, Ternyata Kaya Akan Kandungan Zat Gizi Loh!” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Mengenal 4 Jenis Rumput Berkualitas Untuk Pakan Ternak

Rumput Pakan Ternak

Jenis rumput yang dipakai sebagai pakan ternak sangatlah beragam. Umumnya para peternak menggunakan jenis rumput khusus pakan ternak karena gampang ditemukan dan mempunyai kandungan nutrisi yang tepat. Nah, berikut ini 4 jenis rumput pakan ternak berkualitas untuk memenuhi keperluan harian ternak Anda.

Rumput Raja

Tanaman dengan nama ilmiah Pennisetum purpureophides merupakan salah satu jenis rumput yang membentuk rumput. Keunggulan dari rumput raja jika dibandingkan dengan rumput lainnya adalah daya adaptasinya yang baik, termasuk di daerah tropis Indonesia. Dan rumput raja ini juga merupakan rumput yang paling banyak dibudidayakan bersama dengan rumput gajah.

Rumput Raja

Rumput raja juga mengandung serat kasar yang cukup banyak, yakni sampai 32,6%. Bukan hanya itu, kandungan protein kasar rumput raja juga cukup tinggi sebesar 15,67%. Produktivitas rumput raja mampu mencapai 200—300 ton per hektare setiap tahunnya.

Baca Juga:
Jangan Diabaikan, Ini Fase-fase Pemupukan Stroberi yang Harus Dipenuhi
Ternyata Ini Alasan Udang Vaname Banyak Dibudidayakan!
Mengenal Tanaman Buah Kawista yang Belum Banyak Orang Tau!

Rumput Gajah

Pennisetum purpureum umumnya disebut sebagai rumput gajah. Rumput jenis ini biasanya ditanam bersama dengan rumput raja. Untuk keunggulannya bila dibandingkan dengan rumput lain yaitu daya adaptasinya yang baik serta tahan kering. Rumput ini juga mempunyai produktivitas tinggi, yakni 200—250 ton per hektare per tahun.

Rumput Gajah

Rumput gajah juga sangat digemari sebagai pakan ternak sebab merupakan sumber serat kasar dengan kandungannya yang mencapai 34,2%. Tak hanya itu, rumput gajah juga mengandung protein sekitar 10,2%. Di Indonesia, Anda bisa melaksanakan perbanyakan rumput gajah dengan cara setek.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, silahkan klik DISINI

Rumput Gajah Dwarf

Rumput gajah dwarf adalah salah satu varian dari rumput gajah, dan umumnya disebut sebagai rumput gajah odot. Untuk nama latin dari rumput ini yaitu Pennisetum purpureum cv. Mott. Rumput ini asalnya dari Filipina dan merupakan salah satu rumput unggul.

Rumput Gajah Dwarf

Rumput gajah dwarf mempunyai kandungan serat kasar sebesar 33,5% dan protein kasar sebesar 8,3%. Rumput ini juga digemari oleh hewan ternak sebab struktur daun muda yang mempunyai banyak ruas daun.

Rumput BD

Dan yang terakhir, jenis rumput pakan ternak yang cukup populer adalah rumput BD atau rumput signal. Nama latin dari rumput ini yaitu Brachiaria decumbens. Keunggulan dari rumput ini adalah tahan injakan, pertumbuhannya cukup cepat, tahan kekeringan, toleran pada lahan kritis, serta cocok ditanam di daerah tropis. untuk kandungan serat kasarnya sekitar 30%—35% dengan protein kasar sebanyak 6%—10%.

Semoga dengan adanya ulasan mengenai “Mengenal 4 Jenis Rumput Berkualitas Untuk Pakan Ternak” dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3

Jangan Diabaikan, Ini Fase-fase Pemupukan Stroberi yang Harus Dipenuhi

Fase Pemupukan Stroberi

Semua jenis tanaman membutuhkan pemupukan supaya pertumbuhannya lebih optimal. Tak terkecuali dengan tanaman stroberi. Pemupukan stroberi dilaksanakan supaya buah yang dihasilkan berkualitas unggul. Penting untuk memerhatikan kapan saja waktu yang tepat untuk pemberian pupuk ini supaya nutrisi yang diserap lebih optimal.

Pertama, Anda harus melaksanakan pemupukan pada lahan yang akan digunakan, baik lahan untuk penyemaian bibit ataupun lahan untuk budidaya stroberi. Ketika menyiapkan lahan, berikan pupuk kandang sebanyak 20—40 ton per hektare yang dicampur dengan kapur.

Bukan hanya itu, penyiapan benih juga memerlukan pupuk sebagai pemberi nutrisi. Pupuk yang diberikan bisa berupa pupuk kandang ataupun pupuk kompos halus. Pupuk ini dikombinasikan dengan media tanam lain, yakni tanah dan sekam padi atau pasir. Gunakan perbandingan 1:1:1 untuk media tanam.

Benih stroberi yang sudah tumbuh kemudian ditanam pada lahan yang sudah disiapkan. Pemberian pupuk akan menutrisi pertumbuhan tanaman dengan lebih optimal. Akan tetapi, pemberian pupuk bagi tanaman stroberi tak hanya berhenti di sini.

BACA JUGA:
Ternyata Ini Alasan Udang Vaname Banyak Dibudidayakan!
Mengenal Tanaman Buah Kawista yang Belum Banyak Orang Tau!
Yuk Intip Tips & Trik Wujudkan Kebun Buah di Lahan Sempit

Tanaman berbuah manis-asam ini mempunyai beberapa fase pertumbuhan yang bisa ditandai secara kasat mata. Setiap fase mempunyai keperluan nutirisi yang berbeda. Mulai dari awal tumbuh sampai berbuah, kebutuhan nutrisi ini harus disesuaikan.

Fase pertama merupakan fase pertumbuhan vegetatif. Fase ini terjadi pada 2 minggu sesudah benih stroberi ditanam dan berakhir menjelang umur tanaman menginjak dua bulan. Jenis pupuk yang diberikan yaitu pupuk NPK.

Larutan pupuk NPK untuk tanaman stroberi diperoleh dengan melarutkan 2 gram NPK pada 1 liter air. Sebaiknya, gunakan pupuk NPK dengan perbandingan N yang lebih tinggi, misalnya 32:10:10. Siramkan pupuk ini sebanyak 100—150 mililiter pada setiap tanaman di sekitar area akar. Laksanakan pemupukan stroberi setiap 2—4 minggu sekali.

* Ayo bergabung di Fanpage kami “Pertanian & Perkebunan” agar selalu dapat info terkini tentang dunia pertanian, caranya dengan klik DISINI

Fase kedua adalah fase pembungaan. Gunakan pupuk NPK sebanyak 4 kilogram dengan unsur seimbang antara nitrogen, fosfor, dan kalium. Dengan dosis tersebut, Anda harus melarutkannya dalam 200 liter air. Pemupukan stroberi pada fase ini dilakukan setiap 2—4 minggu sekali.

Fase ketiga merupakan pembesaran dan pematangan buah. Pupuk dengan kandungan kalium yang tinggi lebih direkomendasikan pada tahap ini, misalnya KNO3. Tujuannya adalah untuk memperbesar ukuran buah. Agar rasa buah stroberi manis, tambahkan pula semprotan pupuk dengan kandungan magnesium atau kiserti. Terakhir, tetap gunakan pupuk mikro lengkap untuk memenuhi kebutuhan unsur mikro. Pemupukan ini terutama dilakukan di fase awal saat pertumbuhan vegetatif.

Semoga dengan adanya ulasan tersebut mengenai Jangan Diabaikan, Ini Fase-fase Pemupukan Stroberi yang Harus Dipenuhi dapat berguna dan bermanfaat.

Bagi Anda yang sedang memerlukan Mulsa Plastik untuk proses budidaya, kami menyediakan dan melayani pemesanan Plastik Pertanian & Perkebunan dengan harga murah serta bahan yang berkualitas. Info harga produk klik DISINI dan pemesanan silakan hubungi kami melalui SMS/WA/CALL pada hari dan jam kerja pukul 08.00-16.00 WIB (Minggu dan Hari Besar TUTUP) di 0812.3258.4950 | 0877.0282.1277 | 0852.3392.5564 | 031–8830487
Atau chat Admin kami dengan klik salah satu link berikut:
http://bit.ly/AdminLC1
http://bit.ly/AdminLC2
http://bit.ly/AdminLC3